VIRAL 3 Mahasiswa Beli Sofa Bobrok Rp 200 Ribu, Ending Dapat Uang Rp 600 Juta, Akhirnya Tak Terduga


 Tiga mahasiswa dapat rezeki nomplok dan tak terduga, tetapi pada akhirnya ending sikap mereka sangat mengejutkan.

Bermula dari ketiga mahasiswa beli sofa bobrok bernilai begitu murah.

Tetapi akibat keputusan mereka membeli sofa tersebut lantas malah datangkan rezeki besar.

Ketiga mahasiswa tetap kembalikan uang yang bukan milik mereka itu.

Sikap itupun menuai perhatian khusus dari media sosial.

Tiga orang mahasiswa yang masih berstatus sebagai pelajar mengejutkan publik karena penemuan mereka.

Cerita berawal dari ketiganya yang memutuskan membeli sebuah sofa.

Sofa yang rencananya akan dipajang di tempat tinggal mereka terlihat begitu lusuh dan sangat bobrok.

Saking jeleknya sofa tersebut, harga sofa tersebut juga sangatlah murah.

Sofa dibanderol harga Rp 200 ribu.

Dikutip TribunJatim.com dari WABC-TV via TribunStyle.com, tiga siswa bernama Reese Werkoven, Cally Guasti dan Lara Russo.

Mereka bertiga adalah mahasisiswa sebuah Universitas New York, Amerika Serikat.

Ketiganya menyewa kamar di New Paltz, sekitar 120 km di sebelah utara kota New York.

Karena ruang kost yang kecil ketiga mahasiswa ini kemudian memutuskan untuk membeli sebuah sofa.

Namun, karena uang terbatas, mereka hanya mampu membeli sofa yang sudah usang dan kondisinya sudah bobrok.

Mereka membeli sofa di Salvation Army dengan harga murah meriah 20 dollar AS atau sekitar Rp200 ribu.

Akan tetapi ketiga mahasiswa ini, tanpa diduga justru mendapatkan untung besar dari membeli sofa bobrok ini.

Siapa yang menyangka ternyata di dalam sofa tersebut ada barang yang tak pernah diketahui oleh orang banyak.

Hal itu setelah salah satu dari tiga mahasiswa tersebut iseng merasakan keanehan saat mereka tidur di atas sofa.

Kisahnya terjadi sebulan kemudian, setelah pembelian tersebut.

Mereka merasa ada sesuatu yang aneh di bawah kasur tempat mereka duduk, karena curiga kemudian mereka mencari tau.

Kelompok mahasiswa tersebut menggunakan pisau untuk memotong sofa tersebut, dan kaget kaget ketika mengetahui di dalamnya ada sesuatu.

Tak disangka di dalam sofa bobrok tersebut, ada uang yang tersembunyi di bawahnya.

"Kami mengeluarkan amplop demi amplop, saat itu kami hanya terkejut dan tercengang, sampai tidak bisa berkata-kata," katanya.

Mereka mulai memeriksa bagian dalam sofa tersebut dan tak sengaja menemukan sejumlah amplop.

Isinya uang dengan jumlah fantastis senilai 4.000 dollar AS atau sekitar Rp56 juta.

Tak cukup sampai disitu, mereka juga menemukan jumlah uang lain di bawah sofa tersebut hingga 40.800 dollar AS (Rp578 juta).

"Kami mengambil semua uang yang kami temukan, kemudian mulai menghitungnya," kenang Guasti.

"Uang yang kami temukan membuat kami bahagia, dan terus berteriak, hingga membuat tetangga kami mengira kami memenangkan lotere," katanya.

Jumlah uang ini bukan jumlah kecil, saat ketiganya menemukan uang itu, mereka tidak tahu bagaimana harus mengelola uang tersebut.

Penemuan uang berjumlah fantastis itu tentu saja menjadi pertanyaan sekaligus ketakutan tertentu.

Ketiganya benar-benar tak memiliki ide harus berbuat apa dengan uang tersebut.

Sampai akhirnya mereka menemukan identitas pemilik uang yang tersimpan di dalam sofa tersebut.

Mereka menemukan catatan dengan nama seorang janda berusia 91 tahun.

Menduga dia adalah pemilik uang sesungguhnya, kelompok mahasiwa itu justru berniat untuk mengembalikan uangnya.

Sungguh ending tak pernah terduga, ketiga mahasiswa itu alih-alih merebut uang, mereka justru mengembalikannya.

Keesokan paginya, Reese menelpon wanita itu, dan mengumpulkan sejumlah uang yang mereka dapatkan.

Mereka membawanya untuk diserahkan kepada pemilik aslinya, begitu wanita itu menerimanya dia justru menangis, dan sangat berterima kasih.

Menurut keterangan wanita itu, sejumlah uang tersebut adalah milik suaminya yang disimpan dan disembunyikan selama 30 tahun.

Pada saat suaminya meninggal, dia biasa tidur di sofa itu, tetapi kemudian sofa itu dijual saat dia memiliki masalah kesehatan tanpa tahu ada harta tersembunyi di baliknya.

"Ada suatu saat kami menyimpan uang kami sendiri, tapi kami tidak melakukannya," kata Guasti.

Beberapa bentuk aset yang memiliki penampilan sangat jelek, nyatanya pada akhirnya bernilai begitu fantastis.

Misalnya saja iklan properti rumah yang juga menjadi viral.

Jika melihat penampakan properti berikut mungkin tak akan ada yang percaya jika properti ini dijual dengan harga mulai dari 1,7 juta dollar Australia atau setara dengan Rp 18 miliar.

Bangunan sebenarnya sangat jauh dari kata indah.

Alih-alih menyedapkan mata, rumah ini justru tampak suram, tak terawat dengan cat mengelupas dan tumbuhan liar yang dibiarkan begitu saja.

Tak hanya itu, bangunan rumah ini juga bisa dibilang cukup kecil.

Bangunan yang telah ditinggal pemiliknya sejak 10 tahun lalu itu hanya memiliki 1 kamar tidur, dapur, dan kamar mandi luar.

Tapi, kenapa harganya bisa semahal itu?

Rumah mahal ini terletak di Darlington, Negara Bagian New South Wales, Australia.

Seperti yang dilansir dari Mirror, Jumat (18/2/2020), rumah tersebut dilelang oleh situs jual beli properti realestate.com.au mulai Sabtu (19/12/2020).

Lantas, berbagai komentar sudah mulai muncul membahas soal kemahalan harga yang ditawarkan oleh rumah ini.

Jika dijual semahal itu, apa keuntungan yang didapatkan oleh sang pembeli?

Di sisi lain, rumah tersebut dilaporkan tampak “berantakan” untuk rumah dengan harga Rp 18 miliar.

Kendati demikian, agen real estate George Lattouf dari Laing and Simmons-Merrylands mengatakan kepada realestate.com.au mengeklaim ada banyak sekali orang yang menanyakan ihwal rumah tersebut.

Dia berujar bahwa agensinya menerima lebih dari 400 pertanyaan tentang rumah tersebut setelah terdaftar untuk dijual.

Lattouf menambahkan bahwa hampir 100 pembeli potensial diklaim telah melirik minat untuk membeli properti itu.

Ke-100 pembeli potensial tersebut terdiri atas pengembang, keluarga, dan perenovasi yang sedang mencari proyek.

"(Rumah) itu menarik minat cukup banyak orang," kata Lattouf.

Dia menambahkan, orang yang berminat untuk membeli rumah tersebut merupakan orang yang berminat untuk renovasi ulang.

“Rumah itu tidak pernah diubah (bentuknya) selama lebih dari 40 tahun,” imbuh Lattouf.

Lattouf menuturkan bahwa rumah tersebut memiliki potensi besar untuk direnovasi ulang, terutama bagian belakang rumah tersebut.

Dia menambahkan, jika properti utama dirobohkan, maka akan cukup banyak ruang untuk memulai kembali membangun rumah yang baru.

Selain itu, rumah itu terletak di lokasi yang populer dengan banyak restoran dan kafe yang indah terdekat hanya dengan berjalan kaki.

"Lokasi, pemandangan jalanan, dan lingkungannya fantastis," ujar Lattouf.

Belum ada Komentar untuk " VIRAL 3 Mahasiswa Beli Sofa Bobrok Rp 200 Ribu, Ending Dapat Uang Rp 600 Juta, Akhirnya Tak Terduga"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel