Dari Usia 13 Sampai 41 Tahun, Pria Ini Dikurung Ibu Kandungnya Selama 28 Tahun, Ketahuan Polisi Namun Orang Tuanya Tak Ditahan, Ini Alasannya!

Sebuah kejadian mengejutkan publik satu negara setelah kasus ibu mengurung anak puluhan tahun terbongkar.

Bukan sehari atau dua hari, setidaknya korban dikurung oleh orang tuanya tersebut selama 28 tahun.

Kejadian ini pun membuat publik satu negara digemparkan karena sang anak dikurung sejak berusia remaja.

Pria malang itu dikabarkan dikurung oleh sang ibu di apartemen miliknya.

Meski demikian, sang ibu justru tak diconis sebagai tersangka oleh pihak yang berwajib.

Hal itu diungkapkan oleh Jaksa setempat yang bertugas dalam persidangan kasus dugaan KDRT tersebut.

Pada hari Kamis (3/12/2020) kemarin, pihak kejaksaan mencabut status tersangka dari wanita berusia 70 tahun ini.

Bukan tanpa alasan, pihak berwajib mengungkapkan hasil penyelidikan tak bisa membuat sang ibu dari korban terjerat kasusu hukum.

Sebab korban tidak ditahan di dalam apartemen secara paksa ataupun secara fisik tidak dicegah meninggalkan apartemen oleh ibunya.

"Kami belum menemukan indikasi bahwa dia telah dikurung, diikat, atau dicegah secara fisik meninggalkan tempat kejadian. Tidak ada indikasi bahwa ada ruang yang terkunci," kata jaksa Emma Olsson kepada AFP.

"Pria itu sendiri mengatakan, terserah dia kalau ingin pergi dari apartemen," tambahnya.

"Dia sudah dewasa dan bisa keluar kalau mau," katanya seraya menambahkan bahwa para saksi terkadang melihatnya di luar.

Bahkan pemeriksaan medis tidak memperlihatkan adanya kekerasan fisik yang diterima oleh pria yang kini berusia 41 tahun tersebut.

"Dia tidak punya luka akibat kekerasan. Luka itu disebabkan penyakit, luka yang terinfeksi," terang jaksa Olsson.

Meski demikian, dinas sosial setempat sedang menyelidiki kasus ini khususnya tentang laporan korban dikeluarkan dari sekolah pada usia dini.

Saat ditanya apakah itu bisa dianggap sebagai kejahatan, Olsson mengatakan bahwa dalam kasus seperti ini UU pembatasan tidak berlaku.

"Orang-orang bisa mempertanyakan kepantasannya sebagai seorang ibu, tapi sekarang tinggal bagaimana dinas sosial bertindak," tutur Olsson.

"Masyarakat sekarang perlu membantu pria ini, dan wanita ini juga. Dan memastikan bahwa kita dapat mencegah hal semacam ini terjadi lagi," pungkasnya.

Insiden dugaan pengurungan di apartemen yang dialami oleh seorang pria selama 28 tahun ini terjadi di sebuah daerah di Swedia.

Ibu korban (70) ditangkap pekan ini, dan polisi mengatakan bahwa putranya yang sekarang berusia 41 tahun telah dikurung untuk waktu yang sangat lama, di sebuah apartemen di Haninge, pinggiran selatan Stockholm, ibu kota Swedia.

Menurut laporan yang mengutip seorang kerabat anonim, si anak dikurung selama 28 tahun setelah dikeluarkan dari sekolah.

Kerabat tersebut yang kemudian diidentifikasi sebagai saudara perempuan korban, menemukannya pada Minggu (29/11/2020) setelah sang ibu dibawa ke rumah sakit, menurut laporan harian Expressen.

Pria malang itupun langsung dilarikan ke rumah sakit setempat untuk menjalani operasi.

Ia diketahui mengalami infeksi luka di kaki dan hampir membuatnya tak bisa berjalan.

Bahkan giginya juga nyaris habis dan kemampuan berbicaranya terbatas.

Kabar itupun menggemparkan warga Swedia hingga akhirnya pihak kepolisian bertindak dengan mengamankan sang ibu korban.

Namun demikian, ibu kandung dari pria tersebut membantah semua tuduhan yang ditujukan padanya.

Kasus ini mendapat perhatian luas di Swedia, saat saudari korban menggambarkan situasi suram saudaranya dan kondisi apartemennya.

"Ada air kencing, kotoran, dan debu. Baunya busuk," katanya kepada Expressen seraya menambahkan bahwa dia harus mengarungi tumpukan sampah untuk melewati lorong.

1 Komentar untuk " Dari Usia 13 Sampai 41 Tahun, Pria Ini Dikurung Ibu Kandungnya Selama 28 Tahun, Ketahuan Polisi Namun Orang Tuanya Tak Ditahan, Ini Alasannya!"

  1. Izin ya admin..:)
    Main dan Menangkan permainan bersama kami di ARENADOMINO 9 permainan poker online tanpa robot silahkan main dan buktikan sendiri jika kesulitan bisa
    dibantu dalam pendaftaran silahkan langsung bergabung untuk info lebih jelas WA +855 96 4967353

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel