Viral Cewek Diguna-guna Tetangga, Tubuh Kurus, Lihat Makanan Jijik seperti Lihat Ulat


Jagat media sosial dihebohkan video yang diunggah oleh akun Tiktok @gladsastrydd. Dalam video yang viral di Tiktok itu diperlihatkan seorang wanita mengenakan kaos berwarna putih tengah disuapi makan oleh ibunya.

Wanita tersebut nampak menolak makanan yang disuapi ke mulutnya. Namun sang ibu terus menyuapinya agar anaknya bisa makan. Sambil menangis, anak perempuan itu terus mengunyang makanan dengan tidak semangat.

Bahkan sesekali mulutnya seperti ingin muntah setelah disuapi makanan. Sementara wajah wanita tersebut nampak putih dilumuri bedak cukup tebal. Menurut keterangan dalam video, wanita tersebut diguna-guna oleh tetangganya sendiri yang belajar ilmu kebal. Wanita itu dijadikan tumbal.

Ia jadi tidak nafsu makan, tiap kali melihat makanan ia seperti jijik dan melihat makanan tersebut seperti ulat. Menurut sang kakak, adiknya sengaja dibikin kurus dan sakit oleh tetangganya tersebut.

"Wajahnya dikasih bedak yang udah didoain sama ayat Alquran sama mamah. Soalnya mukanya tumbuh terus jerawat gak tau tiap hari tambah banya," kata si kakak.

Selain itu, sang adik juga sering kerasukan. Biasanya kerasukan saat masuk jam salat, jam makan siang, menjelang setengah 12 malam hingga keluarga terkadang tidak tidur karena harus menjaganya.

"Ya Allah kasian banget kalau adikku begini terus. Gak punya hati yang pakai ilmu sesat, gak ingat kalau neraka itu ada. Semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT," tuturnya.

1 Komentar untuk " Viral Cewek Diguna-guna Tetangga, Tubuh Kurus, Lihat Makanan Jijik seperti Lihat Ulat"


  1. Izin ya admin..:)
    Hadir dan Menangkan hadiah nya tempat bermain poker 9 game dengan hanya 1 userid saja sudah bisa menikmati permainan kami di arenadomino(com)
    silahkan langsung daftarkan diri anda bersama kami dengan pelayanan 24jam dan proses cepat yang kami berikan untuk kenyamanan anda semua dalam bermain di tempat kami segera bergabung peluang menang menunggu anda...
    WA +855 96 4967353

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel