Peraturan Baru: Anak-anak dan Lansia Dilarang ke Rumah Ibadah


Menteri Agama Fachrul Razi melarang pergi ke rumah ibadah anak-anak dan orang lanjut usia (lansia) yang rentan tertular penyakit, serta orang dengan sakit bawaan yang berisiko tinggi kena Covid-19.

Larangan tersebut tertera dalam Surat Edaran Menteri Agama Nomor 15 tahun 2020 tentang Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah Dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19.

SE Menag yang ditetapkan pada 29 Mei 2020 itu mengatur sembilan kewajiban masyarakat yang akan melaksanakan ibadah di rumah ibadah.

Berikut detailnya:

a. Jemaah dalam kondisi sehat;

b. Meyakini bahwa rumah ibadah yang digunakan telah memiliki surat keterangan aman Covid-19 dari pihak yang berwenang;

c. Menggunakan masker/masker wajah sejak keluar rumah dan selama berada di area rumah ibadah;

d. Menjaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer;

e. Menghindari kontak fisik, seperti bersalaman atau berpelukan;

f. Menjaga jarak antar jemaah minimal 1 (satu) meter;

g. Menghindari berdiam lama di rumah ibadah atau berkumpul di area rumah ibadah, selain untuk kepentingan ibadah yang wajib;

h. Melarang beribadah di rumah ibadah bagi anak-anak dan warga lanjut usia yang rentan tertular penyakit, serta orang dengan sakit bawaan yang berisiko tinggi terhadap Covid-19;i. Ikut peduli terhadap penerapan pelaksanaan protokol kesehatan di rumah ibadah sesuai dengan ketentuan.

Belum ada Komentar untuk " Peraturan Baru: Anak-anak dan Lansia Dilarang ke Rumah Ibadah"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel