Obat Keras Pemutih Badan yang Banyak Diminati Ternyata Punya Bahaya Menakutkan


Kalau Sobat Boombastis semua googling dengan kata kunci ‘obat pemutih kulit’, ada banyak sekali rekomendasi produk yang akan disarankan oleh Google. Obat-obatan ini dijual dengan harga yang beragam, dari murah hingga mahal dan bisa didapatkan dengan bebas di berbagai lapak e-commerce.

Padahal, penjualan bahan pemutih kulit ini bisa saja tidak terjamin keamanannya loh Sobat, apalagi yang harganya sangat murah. Kasus-kasus kerusakan kulit berupa gosong atau mengelupas tak sehat sudah banyak sekali ditemukan. Oleh karena itu, ada baiknya mengetahui kandungan bahan apa yang ada di dalamnya, dan bahaya apa yang bisa ditimbulkan saat ia dipakai.

Obat keras pemutih kulit harus dengan resep dokter
Belum lama ini, seorang pengguna Twitter sekaligus ahli dermatology, @agungmrheza mengunggah foto-foto obat pemutih kulit yang dijual bebas di salah satu e-commerce Indonesia. Obat pemutih ini adalah Trichloroacetic acid (TCA) atau chemical peeling yang umum dijumpai di klinik kecantikan dan dipraktikkan oleh tenaga ahli.

Melansir femaledaily.com, treatment ini bertujuan untuk mengurangi tampilan fine lines, kerutan, menyamarkan bekas luka, hiperpigmentasi akibat matahari, bekas jerawat, melasma dan juga memperbaiki tampilan kulit secara keseluruhan. Jika dibeli dan dipakai tanpa resep dari dokter maka bisa sangat berbahaya untuk kulit.

Pemakaian untuk mendapatkan kulit yang lebih putih
Sudah dari zaman dahulu kala banyak yang menganggap tolak ukur kecantikan adalah kulit yang putih mulus tanpa ada noda hitam sedikit pun. Latar belakang inilah yang membuat banyak orang (terutama wanita) berlomba untuk mendapatkan kulit yang putih.

Alhasil, dengan bantuan kecanggihan teknologi dan lapak-lapak jualan online, mereka menemukan obat-obat pemutih (salah satunya adalah TCA peeling) dengan harapan mendapatkan tone warna kulit yang lebih cerah setelah pemakaian. Peeling ini dipakai dengan cara dioleskan ke kulit, yang nantinya akan dikelupas hingga memunculkan warna kulit yang baru. Ngeri enggak sih kalau dilihat begini?

Bahaya penggunaan TCA tanpa resep dokter
Kandungan TCA dalam produk-produk peeling ini beragam guys, dari 35% sampai 80%, semakin tinggi kandungannya maka akan semakin berpotensi besar bagi kerusakan kulit, apalagi salah dalam cara pemakaian dan tak menggunakan resep dari dokter atau tenaga ahli. Kesalahan dalam pemakaian bisa membuat kulit menjadi hitam dan rusak.

Nah, kalau kulit sudah rusak karena gosong, maka untuk menghilangkannya sangat sulit, bahkan ada yang permanen loh. Karena, untuk pemakaian krim TCA ini, para dokter akan memeriksa kondisi kulit terlebih dahulu, riwayat penyakit kulit sebelumnya, produk apa saja yang pernah dipakai, dan lain-lain.

Jangan tergiur dengan harga yang murah meriah
harga mahal memang tidak menjamin barang yang dibeli bagus. Namun, lebih buruknya lagi, produk yang dibeli dengan harga murah sangatlah berpotensi cepat merusak atau tidak aman saat dipakai. Terlebih, jika tempat membeli juga merupakan lapak yang kurang jelas. Jangan tergiur membeli produk kecantikan kalau kamu belum mengetahui apakah itu aman atau tidak, asli atau palsu. Salah sedikit maka akan membahayakan diri sendiri.

Ditambah, netizen juga menyayangkan lapak e-commerce yang tidak punya protokol consumer safety, sehingga siapapun bisa menjual berbagai produk tanpa tau risiko yang akan dihadapi oleh para pembeli. Jadi, mulai sekarang jadilah customer yang pintar memilih produk demi keamanan dirimu ya!

Menjadi cantik itu tak harus putih. Yang terpenting adalah mempunyai kulit yang sehat. Jadi, untuk yang masih suka membeli produk-produk pemutih tanpa tau aman atau tidak, kandungan apa saja yang ada di dalamnya, lebih baik segera hentikan. Beberapa produk baru bisa dipakai dengan resep dokter. Pembatasan menggunakan produk dengan harga murah yang tidak jelas juga bisa meminimalisir akibat kerusakan kulit yang sewaktu-waktu bisa terjadi padamu.

Belum ada Komentar untuk "Obat Keras Pemutih Badan yang Banyak Diminati Ternyata Punya Bahaya Menakutkan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel