Kasihan yang Miskin! Di Daerah Ini Penerima Bantuan Sosial Malah Ada yang Anggota TNI, PNS, dan Pegawai BUMN


Lagi dan lagi, bantuan sosial jatuh pada tangan yang salah alias tidak tepat sasaran. Kali ini datang dari Desa Wakal, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah.

Anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah, Said Patta mengungkapkan, penerima salah satu program bantuan dari pemerintah, yakni Program Keluarga Harapan (PKH) di wilayahnya justru menyasar pada orang-orang mampu yang berstatus PNS, pegawai BUMN, hingga anggota TNI.

“Ada juga TNI dan warga yang istrinya guru juga dapat. Di daftar itu saya juga lihat banyak warga yang mampu dan mereka dapat, sedangkan warga yang tidak mampu justru tidak dapat,” imbuhnya.

Terang saja, hal ini akan segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait. Mengingat PKH bertujuan untuk mengurangi angka dan memutus rantai kemiskinan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mengubah perilaku yang kurang mendukung peningkatan kesejahteraan dari kelompok paling miskin.

Dikonfirmasi Koordinator RegionL PKH Maluku-Maluku Utara Ali Roho Talaohu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan penaming PKH dan juga kepala desa setempat.

“Kalau terbukti benar maka nama-nama itu akan dikeluarkan dan mereka tidak berhak menerima,” tegas Ali.

“Saya sudah koordinasi dengan kepala desa juga dan beliau sudah setuju nanti besok beliau kumpulkan mereka untuk menjelaskan masalahnya. Tentu mereka yang PNS dan lain-lain itu akan dikeluarkan dan tidak bisa menerima bantuan,” tutur dia, menambahkan.

Menurut Ali, permasalahan ini bukan hanya terjadi di Desa Wakal, namun juga sejumlah desa lainnya.

Karenanya, Ali meminta masyarakat juga ikut berperan dalam hal ini, demi keadilan bagi warga kurang mampu yang berhak mendapatkan haknya.

“Yang jelas kita akan tindak lanjuti laporan masyarakat, bukan hanya di Desa Wakal, tapi di semua desa,” ucapnya. Demikian melansir today.line.me.

Belum ada Komentar untuk "Kasihan yang Miskin! Di Daerah Ini Penerima Bantuan Sosial Malah Ada yang Anggota TNI, PNS, dan Pegawai BUMN"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel