Janda Pengumpul Rongsokan ini Hidup Sendiri dan Tak Pernah dapat Bantuan dari Pemerintah



Selama pandemi corona, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah mengerahkan sejumlah bantuan yang ditujukan kepada masyarakat, khususnya kelompok miskin dan pekerja informal yang pendapatannya terdampak virus corona.

Sedikitnya ada 9 program bantuan yang diberikan di tengah pandemi corona, dimana dua diantaranya program kartu sembako untuk 20 juta penerima, dengan total anggaran yang disiapkan sebesar Rp 43,6 triliun, dan anggaran Rp 21 triliun untuk program bantuan sosial dana desa yang ditujukan untuk 10 juta keluarga dengan besaran Rp 600.000 per bulan selama tiga bulan.

Namun mirisnya, Tamini, janda 55 tahun ini tidak termasuk dalam salah satu penerima bantuan di atas.

Ya, hingga saat ini, Tamini belum pernah mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah, meski dia sendiri masuk dalam kategori warga miskin. Dimana Tamini hidup seorang diri di rumah sederhananya di Desa Lau RT 003/RW 005 Kecamatan Dawe, Kudus.

“Bantuan belum dapat bantuan dari pemerintah, baik sembako ataupun uang juga ndak dapat. Pernah disuruh naruh KK sama KTP di pak RT sampai sekarang tidak muncul apa-apa,” kata Tamini, dilansir newsdetik.com.

Tamini sendiri berpisah dengan suaminya sejak 15 tahun lalu, dan dari pernikahannya tersebut, mereka tak dikaruniai anak.

Untuk menghidupi dirinya, Tamini menjajal profesi sebagai pengumpul barang rongsokan dengan pendapatan Rp 20 ribu, per satu minggu. Dan kini, ia tak bisa lagi mendapat penghasilan sejak pandemi corona melanda.

“Kehidupan sehari-hari mencari rongsok. Kalau kadang-kadang dapat. Tapi juga kadang pulang ndak dapat rongsok. Seminggu kalau terkumpul ada yang beli Rp 20 ribu. Tapi semenjak ada corona sudah tidak ada yang membeli rongsok,” ujarnya.

Beruntung, Tamini hidup bertetangga dengan orang-orang yang memiliki jiwa sosial tinggi, yang kerap memberinya bantuan di masa sulitnya ini.

“Ada bantuan dari tetangga dikasih beras, ada yang kasih lauk juga,” tuturnya.

“Harapan dapat bantuan buat hidup. Diperhatikan oleh pemerintah sama pak Jokowi,” harapnya.

Belum ada Komentar untuk "Janda Pengumpul Rongsokan ini Hidup Sendiri dan Tak Pernah dapat Bantuan dari Pemerintah"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel