Heboh, Jemaah Bawa Parang saat Salat Id Supaya Tidak Dibubarkan


Salat Idul Fitri tahun ini dilaksanakan umat muslim dengan cara berbeda. Ibadah salat Id yang biasanya dilaksanakan di masjid atau di lapangan terbuka, kini dipindahkan ke rumah masih-masing.

Pandemi covid-19 telah membuat umat muslim harus salat di rumah untuk bisa memutus mata rantai penyebaran virus mematikan tersebut.

Namun, meskipun sudah berkali-kali diingatkan untuk salat di rumah, masih ada kalangan masyarakat yang bersikeras untuk tetap menggelar salat Id berjemaah.

Pada hari Idul Fitri 1 Syawal yang jatuh pada hari ini, Minggu 24 Mei 2020, salat berjemaah di lapangan terbuka maupun masji tetap banyak digelar di sejumlah daerah, tak terkecuali di Sulawesi.

Bahkan, di media sosial, beredar foto jemaah salat Id yang melaksanakan lebaran sambil “ditemani” parang. Senjata tajam itu terlihat dibawa oleh para jemaah dan disimpan di dekatnya saat salat.

Diketahui, aksi jemaah yang nekat bawa parang tersebut lantaran untuk mengantisipasi adanya upaya pembubaran salat Id oleh aparat.

“Buat jaga-jaga, siapa tahu mau dibubarkan,” tulis salah satu caption foto tersebut.

Postingan itu salah satunya dibagikan oleh akun J Menuju Taubat di salah satu grup media sosial facebook.

Hingga berita ini diturunkan, postingan J sudah dibagikan 307 kali. Kepada netizen di media sosial, J menyampaikan bahwa lokasi foto tersebut adalah di sebuah daerah di Sulawesi. J tidak menyebutkan lebih detil lokasinya. Informasi dihimpun, kejadiannya diketahui di Gorontalo.

Belum ada Komentar untuk "Heboh, Jemaah Bawa Parang saat Salat Id Supaya Tidak Dibubarkan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel