Tak Direstui karena Hanya Petani, Pria Ini Buat Ibu Mantan Pacar Menyesal - Suara Priangan

Tak Direstui karena Hanya Petani, Pria Ini Buat Ibu Mantan Pacar Menyesal



Ditolak oleh ibunya pacar karena bekerja sebagai petani tak menjadikan pria asal Malaysia ini berputus asa.

Ia pun jadi viral setelah menceritakan kesuksesannya dan membuat ibu mantan pacarnya itu menyesal.

Pengguna Twitter bernama Shahrizal Denci mengungkapkan bahwa ia dipandang rendah oleh ibu mantan pacarnya karena hanya bekerja sebagai petani.

Namun, kini Shahrizal telah menjadi entrepreneur sukses setelah memiliki kebun sendiri seluas 20 hektar yang terletak di Kundasarang, Sabah.

“Dulu-dulu ibunya mantan pacar tolak aku, karena aku cuma seorang petani. Beberapa tahun ke depan, ibunya dia lewat kebun. Dia bilang ‘wow banyak luasnya’.

Aku jawab ‘haa. baru tante menyesal sekarang, sudah terlambat, aku Agropreneur bukan petani biasa-biasa’. Puas hati aku,” cuit Shahrizal pada postingan yang telah disukai enam ribu lebih itu.

Shahrizal pun mengaku bahwa ia sebelumnya telah menjalin hubungan asmara dengan wanita tersebut selama dua tahun.

Namun, perjalanan cintanya terhalang oleh restu ibu pacarnya yang menolak dirinya karena pekerjaan Shahrizal sebagai petani.

Pria berusia 38 tahun ini menjadikan kegagalan kisah cintanya sebagai motivasi.

Dibesarkan dari keluarga petani membuat Shahrizal mengerti tentang menanam, dan kemahirannya di bidang perdagangan membuat usahanya sukses.

Kini, Shahrizal mempunyai lebih 20 jenis tanaman yang hasilnya bahkan diekspor ke luar negeri. Ia juga kini telah hidup bahagia bersama istri dan tiga anaknya.

Postingan Shahrizal yang viral itu pun dibanjiri komentar netizen. Tak sedikit dari mereka terinspirasi atas cerita kesuksesannya yang merupakan balas dendam termanis untuk ibu sang mantan pacar.

“Aku juga di pertanian tapi orang pandang rendah. Terima kasih karena berbagi inspirasi positif,” komentar netizen.

Sumber: detik.com

0 Response to "Tak Direstui karena Hanya Petani, Pria Ini Buat Ibu Mantan Pacar Menyesal"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Bawah Artikel