Ditolak Daftar Ojol, Bapak Tua ini Memilih Untuk Jadi Ojek Pangkalan dengan Tarif Terserah Penumpang - Suara Priangan

Ditolak Daftar Ojol, Bapak Tua ini Memilih Untuk Jadi Ojek Pangkalan dengan Tarif Terserah Penumpang



Ada banyak raut keputus asaan di wajah-wajah masyarakat Indonesia belakangan ini, sejak adanya pandemi corona.

Penyebabnya tak lain dan tak bukan karena hilangnya mata pencaharian mereka.

Sementara setiap harinya kebutuhan hidup harus terpenuhi, meski setidaknya hanya untuk urusan makan dan minum.

Dan raut itu pula yang terlihat pada seorang ayah bernama Mulyadi, 56 tahun.

Dia bahkan baru-baru ini sampai melakukan sesuatu hal tak biasa, memasang tarif ‘terserah’ penumpang dari profesinya sebagai tukang ojek pangkalan.

“Ojek, tarif terserah penumpang,” ucap dia.

“Karena sudah sepi banget, jadi saya inisiatif menulis tarif terserah penumpang,” jelas bapak empat anak tersebut.

Sebelumnya, Mulyadi telah mencoba untuk bergabung dalam perusahaan ojek online, namun gagal lantaran faktor usia yang sudah tak muda lagi.

Dan untuk memperjelas kebijakannya, Mulyadi menuliskannya pada sepotong kardus yang dipasangkan di motor Honda Beat bernopol B 3157 EWO.

Mulyadi pun mengaku tak keberatan jika harus dibayar sebesar Rp 2 ribu atau Rp 5 ribu.

“Mau Rp 2 ribu, Rp 5 ribu, Rp 10 ribu, dan berapa saja saya terima,” katanya.

Meski demikian, Mulyadi menambahkan, “Sejauh ini, penumpang saya selalu membayar dengan nominal yang cukuplah untuk makan.”

Mulyadi sendiri kerap mangkal di depan halte TransJakarta Dukuh Atas. Setiap hari dia menghabiskan waktu bekerja hingga 14 jam, mulai dari pukul 06.00 WIB hingga 20.00 WIB, seperti dilansir gridmotor.motorplus-online.com.

Dia berharap, ke depannya lebih banyak penumpang yang menggunakan jasanya.

“Semoga banyak penumpang yang mau saya antar, bayar berapa pun saya ikhlas. Penumpang jangan takut virus corona, saya selalu pakai masker dan sarung tangan,” tutupnya.

0 Response to "Ditolak Daftar Ojol, Bapak Tua ini Memilih Untuk Jadi Ojek Pangkalan dengan Tarif Terserah Penumpang"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Bawah Artikel