Berita Baik!! Pertama Kalinya dalam Sebulan Terakhir Update Corona 20 April di Malaysia Per Hari ini Tidak Ada yang Meninggal, Perkembangan Luar Biasa, Semoga Menular ke Indonesia



Update Corona 20 April di Malaysia, pada Senin (20/4) tidak ditemukan adanya kematian karena virus corona COVID-19.

Kementrian Kesehatan Malaysia (KKM) menyebut, hal ini merupakan yang pertama kalinya dalam sebulan terakhir.

"Korban total meninggal akibat COVID-19 masih berjumlah 89 orang," ujar Dirjen KKM, Datuk Dr Noor Hisham Abdullah mengemukakan hal itu dalam jumpa pers di Kuala Lumpur, Senin.

Noor Hasyim juga melaporkan adanya 36 kasus COVID-19 baru yang merupakan peningkatan harian terendah sejak Perintah Kontrol Pergerakan (MCO) dilaksanakan pada 18 Maret 2020.

Laporan tersebut juga merupakan hari keempat berturut-turut dimana infeksi baru telah berada pada angka dua digit.

Angka tersebut mengambil jumlah total kasus yang dikonfirmasi di negara itu sejak pandemi mulai 5.425 kasus.

Pada briefing media harian tersebut Noor Hisham juga mengumumkan bahwa Malaysia telah mengeluarkan 98 pasien lagi dari rumah sakit pada Senin (20/4) pukul 12.00 siang.

Sejauh ini 3.295 pasien telah pulih dari COVID-19 di Malaysia sejak wabah dimulai.

Ini berarti hanya ada 2.041 kasus aktif yang saat ini sedang dirawat di fasilitas kesehatan negara tersebut atau turun 62 kasus dari hari Minggu.

Tingkat pemulihan COVID-19 Malaysia terus meningkat 60,74 persen dari total kasus positif.

Saat ini ada 45 pasien yang dirawat di Unit Perawatan Intensif (ICU) dengan 28 di antaranya membutuhkan penggunaan ventilator.

Malaysia saat ini berada di hari ke-34 MCO dimana semua orang diperintahkan untuk tinggal di rumah dan gerakannya sangat dibatasi.

MCO dijadwalkan berakhir pada 28 April 2020 dan kemungkinan akan diperpanjang jika situasinya belum membaik.

Sumber antara

Belum ada Komentar untuk "Berita Baik!! Pertama Kalinya dalam Sebulan Terakhir Update Corona 20 April di Malaysia Per Hari ini Tidak Ada yang Meninggal, Perkembangan Luar Biasa, Semoga Menular ke Indonesia"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel