Saran Bank Dunia ke Jokowi : Gratiskan Tarif Listrik Benarkah? Ini Faktanya - Suara Priangan

Saran Bank Dunia ke Jokowi : Gratiskan Tarif Listrik Benarkah? Ini Faktanya



Ekonom World Bank Vivi Alatas mengatakan, ada beberapa hal yang harus dilakukan pemerintah untuk membantu masyarakat utamanya mereka yang bekerja sebagi penjual keliling, toko klontong hingga satpam. Mereka paling rentang terkena dampak virus corona atau Covid-19.

Ada beberapa pilihan, namun harus melihat mana yang paling memungkinkan untuk dilakukan segera dan ketersediaan dana pemerintah. Misalnya, bantuan langsung tunai (BLT).

“Pemerintah juga bisa menggeratiskan tarif listrik untuk 450 VA dan 900 VA dalam beberapa bulan,” tulisnya.

Kemudian, pendapatan tidak kena pajak dinaikkan. Terakhir atau keenam pajak UMKM ditiadakan untuk beberapa bulan,” ujarnya.

Pemerintah diminta memperhatikan nasib para penjual keliling, toko kelontong hingga buruh karena paling rentan terkena dampak virus corona atau Covid-19. Para pekerja tersebut tidak memiliki pilihan social distancing dan berkurangnnya penghasilan secara drastis akibat meluasnya virus tersebut.

Oleh karena itu, Ekonom World Bank Vivi Alatas memberikan usulan usulan bagi pemerintah supaya bisa membantu warga rentan di sekeliling kita. Bantuan sangat penting karena para pekerja ini dihadapkan pada pilihan yang terkadang bagaikan buah simalakama.

Ada beberapa pilihan, namun harus melihat mana yang paling memungkinkan untuk dilakukan segera dan ketersediaan dana pemerintah. Pertama, bantuan langsung tunai (BLT).

“Bantuan langsung tunai. Indonesia sudah punya pengalaman melakukan ini dan bisa dilakukan dengan cepat. Kedua mendorong orang-orang yang belum ikut BPJS untuk ikut BPJS, bisa dengan memberikan insentif potongan beberapa bulan seharga premi kelas 3, dan ini nantinya bisa menaikan jumlah kepesertaan dan iuran yang terkumpul dari BPJS setelah badai ini sirna,” tulis Vivi dalam Akun Twitter, Minggu (22/3/2020).

Ketiga dengan menyiapkan Bantuan Pangan Non Tunai ditambah jumlah beras yang didapat. Selain itu menyiapkan juga sabun , dan jika memungkinkan sejumlah kecil masker untuk emergency.

Keempat, pemerintah bisa menggeratiskan tarif listrik untuk 450 VA dan 900 VA dalam beberapa bulan.

“Kelima pendapatan tidak kena pajak dinaikkan. Terakhir atau keenam pajak UMKM ditiadakan untuk beberapa bulan,” ujarnya.

0 Response to "Saran Bank Dunia ke Jokowi : Gratiskan Tarif Listrik Benarkah? Ini Faktanya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Bawah Artikel