Santuy +62 Bukan Menghindar, Warga Ramai-Ramai Nonton Pasien Corona di RSUD Tasikmalaya



“Ini pasien corona, lihat itu dibawa pakai pakaian seperti itu,” ucap salah satu warga sembari merekam lewat ponsel.

Dua orang warga yang berstatus sebagai pasien dalam perawata (PDP) virus corona atau Covid-19 mendapatkan perawatan di ruang isolasi milik RSUD Soekardjo Kota Tasikmalaya, Jum’at (20/3) pagi.

Namun pemandangan tak biasa terjadi, alih-alih menghindar, para warga sekitar berbondong-bondong datang dan menjadikan para pasien corona itu sebagai tontonan.

Lantas, seperti apa Dinas Kesehatan setempat melihat ‘sikap’ warga ini? Berikut laporannya.

Warga jadikan pasien corona sebagai tontonan

Dilansir dari Kompas.com, Jum’at (20/3), sejumlah warga terlihat datang ke RSUD Soekardjo sesaat setelah ditemukannya dua kasus pasien corona di Tasikmalaya.

Bukan untuk memeriksakan diri, warga yang datang malah ingin menjadikan para pasien tersebut sebagai tontonan. Beberapa kali warga terlihat merekam dan mengambil gambar saat pasien PDP corona dimasukkan dalam ruang isolasi.

Bila banyak orang yang khawatir akan tertular, warga yang hadir tampak sengaja mendekat ke arah pasien meskipun tanpa alat perlindungan kesehatan.

Mereka hanya mencoba menutup hidung dan mulut mereka dengan menggunakan tangan, tanpa masker.

“Ini pasien corona, lihat itu dibawa pakai pakaian seperti itu,” ucap salah satu warga sembari merekam.

Kejadian ini pun sempat viral di media sosial dan menjadi perbincangan hangat publik. Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Uus Supangat pun angkat bicara.

Dia merasa masyarakat perlu di edukasi lebih terkait ancaman wabah corona yang bisa menular dengan cepat, apalagi jika tidak melengkapi diri dengan alat pelindung.

“Ini masalah edukasi yang terus kita optimalkan kepada masyarakat. Padahal itu kan tenaga medisnya sendiri pakai alat pelindung diri lengkap. Kita akan lebih tekankan sosialisasinya ke masyarakat,” jelas Uus.

Pasien corona di Tasikmalaya terus meningkat

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Uus Supangat | tasikmalaya.pikiran-rakyat.com
Uus sendiri mengakui dalam beberapa pekan terakhir, jumlah pasien yang terinfeksi virus corona terus meningkat secara signifikan.

Bahkan, hanya dalam waktu sehari jumlah warga yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) meningkat hingga dua kali lipat. Total sekarang ada 41 ODP di Tasikmalaya.

“Kemarin kita masih ada 22 orang (ODP) tapi update pagi hari ini, ODP sudah mencapai 41 orang,”

Namun Dinkes Tasikmalaya memastikan bila ada 8 orang sudah memiliki hasil negatif dan tidak terinfeksi corona.

Wabah corona terus menyebar dengan cepat di beberapa wilayah lain di Indonesia. Bahkan, pemerintah saat ini sudah mencatat ada lebih dari 300 kasus positif corona di Tanah Air.

Semoga masyarakat bisa benar-benar sadar dan tidak meremehkan wabah ini sebagai penyakit yang biasa saja, karena bila itu terjadi maka bisa memperburuk keadaan kedepan.

Jadi ayo kita tetap jaga kesehatan masing-masing dan jangan melakukan tindakan ceroboh yang malah bisa membahayakan diri kita sendiri dan orang lain.

Sumber keepo me

1 Komentar untuk "Santuy +62 Bukan Menghindar, Warga Ramai-Ramai Nonton Pasien Corona di RSUD Tasikmalaya"

  1. Ngapain takut lah....dengan corona....tu hnya menyusahkn warga ajj.....corona tu bner2 bikin warga indonesia geger serentak
    .....ampe segala gak boleh kmn2....ampe tmpt ibadah ajj d ttp segala....tu kn pemerintah yg gak masuk akal...seharus nya jngn segitu nya lah...tmpt ibadah ampe d ttp segala....malahan kita harus seluruh warga indonesia beramai2...untuk ibadah...dan berzikir mohon lindungan k'pada allah swt...amien

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel